Belajar dari Motor

Beberapa waktu lalu saya sempat mencoba motor Yamaha Jupiter MX 135cc (maaf, ni saya bukannya promosi lho)πŸ˜€. Suaranya halus, tenaganya besar. Jauh berbeda dengan kakanya, Yamaha Vega R 110cc. Meski sedikit lebih lincah dibanding Jupiter MX, tapi tenaganya biasa saja, dan suaranya itu lho…, berisik sekali, apalagi kalau pas jalan di tanjakan.

Saya bukan ahli motor. Bukan pula juragan motor. Membandingkan Jupiter MX yang 135cc dengan Vega R yang ‘cuma’ 110cc memang tidak fair. Tidak adil. Tidak fair. Wah, pak Eko aya-aya wae ah ha..ha..ha..

Tahukah Anda, dari pengalaman tersebut ternyata ada satu hikmah/pelajaran unik, setidaknya menurut perspektif saya. Bahwa si Jupiter MX itu, meski suaranya kalem, tapi tenaganya besar dan sangat responsif. Ketika dipacu dengan kecepatan tinggi, suaranya tetap kalem.

Bandingkan dengan kakanya, Vega R 110cc. Saat jalan pelan-pelan, suaranya kasar sekali. Ketika dipacu agak kencang, suaranya juga tetap kasar dan berisik. Kalaupun terdengar pelan dan samar-samar, itu karena tersamar oleh suara angin, atau karena Anda pakai helm. Iya kan?!

Hmm…, iya ya?! Lantas, apa maksudnya? Apa hubungannya?!

Kisah dua motor di atas cuma sebuah analogi. Sebuah perumpamaan. Sekarang, bayangkan dua motor tersebut adalah manusia. Orang yang bijak dan berilmu, cenderung kalem, tidak sombong, tidak sok tahu, tidak suka memamerkan kepintaran dan kemampuan dirinya. Tahu kapan saatnya angkat bicara. Singkat kata, ini seperti ilmu padi. Semakin berisi, semakin merunduk. Tidak seperti tong kosong yang nyaring bunyinya. Sebaliknya, orang yang banyak bicara, sok tahu, suka  pamer, biasanya belum tentu berisi.

Saya tidak mengatakan bahwa orang yang pandai bicara itu bodoh atau tidak berisi. Saya juga tidak mengajak Anda untuk lantas jadi orang pendiam, supaya orang-orang tahu bahwa Anda pintar. Diam tidak selalu baik, ketika bicara dibutuhkan. Bicara juga belum tentu jelek, ketika memang diperlukan. Yang penting, jangan asal. Asal bicara, atau asal sok diam. Belajarlah dari motor. ***

2 thoughts on “Belajar dari Motor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s