Kematian

Semalem di RS Sultan Agung, H. Kamaruddin meninggal dunia.

Kalimat itu masih tersimpan di hape saya. Seorang kerabat mengirim kabar kepada saya lewat SMS, Jumat (22/5) pagi. Sore harinya, salah seorang kerabat (bulek dari pihak istri saya) juga meninggal.

Dua kejadian duka di atas jelas bukan suatu kebetulan, tapi takdir yang sudah ditentukan oleh Allah SWT. Meski demikian, dua kejadian kematian yang beruntun dalam satu hari benar-benar meninggalkan kesan duka sekaligus hikmah yang mendalam.

Pertama, bahwa kematian itu memang benar adanya. Semua orang, semua makhluk pasti mati. Kedua, kematian tidak bisa diduga-duga, tidak bisa ditunda. Terakhir, ini sekadar perenungan saya, kenapa yang meninggal adalah orang-orang terdekat kita? Saya rasa, ini adalah pesan yang sangat halus dari Allah SWT, terutama untuk diri saya pribadi dan kerabat dekat lainnya, agar senantiasa mempersiapkan bekal terbaik untuk pulang. Pulang ke negeri akhirat. Mudahan-mudahan Bpk (Alm) H. Kamaruddin, bulek, dan saudara-saudara yang lain yang telah terlebih dahulu meninggal, dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT, dan menjadi ahli surga. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s