Guru Jadi Tersangka karena Menulis di Facebook

Akhir-akhir ini kasus pencemaran nama baik banyak muncul di berbagai media. Selain kisah Prita beberapa waktu lalu, ada juga kisah seorang guru yang dijadikan tersangka karena menulis di facebook. Berikut ini kutipannya, diambil dari Kompas edisi Selasa (16/6):

Indra Sutriadi Pipii, guru sekolah menengah kejuruan Cokroaminoto di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, harus berurusan dengan polisi gara-gara menulis di facebook, jejaring sosial dunia maya. Polisi menjadikan Indra sebagai tersangka pencemaran nama baik atas tulisan yang menyebut Pemerintah Kota Kotamobagu sarat korupsi. Kepala Kepolisian Resor Kotamobagu Ajun Komisaris Besar Set Lumowa, Senin (15/6), mengakui adanya pengusutan terhadap perbuatan Indra. Indra dalam tulisan pribadinya di facebook menulis bahwa telah terjadi pungutan Rp 250.000 kepada setiap calon pegawai negeri sipil yang dilakukan panitia penyerahan surat keputusan pengangkatan pegawai negeri sipil 6 April lalu. Indra sendiri mengelak berkomentar lebih jauh dengan dalih kasusnya sudah ditangani polisi. (ZAL).

Sumber: Kompas (16/6/2009) halaman 22.

Saya ikut prihatin. Kebebasan menulis dan menuangkan pendapat, saat ini semakin terancam dengan bayang-bayang tuduhan pencemaran nama baik. Arghhh…, ada apa dengan nama baik?? Yang menarik buat saya, bukan soal pencemaran nama baik itu, tapi pada apa yang ditulis pak Indra soal dugaan korupsi. Mestinya ini juga diusut hingga tuntas, baru kemudian diputuskan, apakah ini termasuk pencemaran nama baik, atau memang fakta??!

guru jadi tersangka karena menulis di facebook

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s