Kekuatan Tulisan

Saya kok tiba-tiba saja tergelitik menulis posting baru. Soal kekuatan tulisan.

Tadi saya baru saja membalas komentar salah satu pembaca blog ini. Laptopnya rusak dan saya sarankan ke service center. Saya bilang juga, kalau masih sering rusak dan tidak puas dengan pelayanan yang mereka berikan, komplain saja lewat TULISAN di kolom Surat Pembaca. Menurut pengamatan saya, dalam beberapa kasus, mereka (pihak yang dikomplain) cenderung lebih tanggap/responsif bila dikomplain lewat TULISAN, dibanding bila dikomplain langsung secara lisan, meski sampai mulut berbusa😀

Dulu saya juga pernah punya pengalaman buruk soal layanan internet. Saya iseng menyampaikan keluhan ke form pengaduan di website mereka. Saya kurang tahu persis, ke mana saja pesan saya tsb diteruskan. Tapi yang jelas, tidak lama kemudian, pihak yang saya komplain tsb mengirim teknisinya untuk mengecek ke rumah saya. Bukan hanya teknisi, tapi juga (dari pengamatan saya) pejabat atau atasannya atau kepala bagian, atau…, argh…, saya kurang ngerti. Yang jelas bukan karyawan biasa. Bukan cuma itu. Petugas yang lain (lagi-lagi bukan yang biasa) juga telpon ke rumah untuk memastikan semuanya beres. Sepertinya mereka betul2 kelabakan…

Beberapa waktu kemudian, ketika ada masalah lagi dan saya ingin komplain lewat form yang sama, ternyata sudah tidak ada lagi. Tidak ada form khusus pengaduan, tidak juga alamat email yang bisa dihubungi. Saya kurang tahu apakah mereka takut dikomplain atau karena alasan lain.🙂😀 Argh.., ada-ada saja…

Tempo hari saya juga pernah dapat email dari seseorang. Isinya biasa saja. Kalimatnya datar. Tapi karena ditulis dengan warna MERAH, rasanya jadi lain. Ada aroma emosi dan kemarahan yang saya tangkap. Akhirnya, bisa Anda tebak sendiri…

Dan satu lagi. Dulu, jauh sebelum era internet seperti sekarang, saya senang dan sering berkirim surat. Dari sekian banyak yang pernah saya kirim, ada satu yang paling ‘berkesan’ sampai saat ini. Pasalnya, surat tsb ternyata, menurut si penerima, membuatnya malu, bahkan marah. Hanya karena tulisan! Ini benar-benar di luar dugaan saya waktu itu, bahkan sekarang.

Mungkinkah tulisan memang lebih tajam dibandingkan lisan?

3 thoughts on “Kekuatan Tulisan

  1. Pingback: Kekuatan Tulisan | Update Blog Terbaru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s