Daerah Terlarang

Kurang lebih dua tahun lalu saya menemukan sebuah lokasi di Wikimapia.org yang ditandai dengan label daerah terlarang. Ada tulisan “Daerah Terlarang. Proyek milik bersama internasional. Dilarang masuk, bukan untuk umum”. Entah siapa yang menandai demikian. Apakah benar terlarang atau tidak, saya juga kurang tahu pasti.

Daerah terlarang (lihat bangunan berbentuk kerucut/limas)

Daerah terlarang (lihat bangunan berbentuk kerucut/limas) dilihat menggunakan Google Earth.

Awalnya saya memang tidak terlalu tertarik. Tapi lama-lama saya penasaran juga. Akhirnya saya iseng mengecek ke sana.

Lokasinya ternyata tidak begitu jauh. Kurang lebih 30-45 menit kalau naik motor, ke arah Bukit Kencana/Meteseh. Puncak bangungan tsb yang berbentuk kerucut tampak menyembul di atas bukit bila dilihat dari turunan Sigar Bencah ke arah Bukit Kencana. Puncak bangunan aneh tsb ternyata juga tampak secara visual dari pintu gerbang Perumahan Villa Krista (sebelum terkena proyek jalan tol Semarang-Solo).

Daerah terlarang (lihat tanda lingkaran merah)

Daerah terlarang (lihat tanda lingkaran merah) dilihat dari kompleks Villa Krista, Semarang.

Jalan menuju ke sana memang sepi. Tidak banyak orang yang lewat di sana, kecuali orang-orang kampung sekitar. Jalannya berupa Tanah berbatu. Terkadang juga jalan beraspal yang berlubang di sana-sini. Sewaktu ‘sidak’ ke sana, banyak truk proyek bermuatan tanah hilir mudik. Entah proyek apa yang sedang dikerjakan di sana.

Sesampai di sebuah pertigaan, kurang lebih 500an meter dari bangunan, saya berhenti. Dari sana terlihat jelas puncak bangunan tsb di atas bukit. Saya tidak bisa mendekat, karena jalan ke arah sana diberi palang dari kayu seadanya.

Lokasi ini juga bisa dicek lewat Google Earth di koordinat 7° 4’59.53″S, 110°28’46.62″E. Kira-kira itu bangunan/proyek apa ya? Ada yang tahu?😦

16 thoughts on “Daerah Terlarang

  1. wah, aq wis kesana, dan sering kembali ke sana mas.
    Itu bangunan abandoned kompleks perumahan dari PT Tanah Mas Duaja. Mungkin sekarang lagi mo dbangun lagi
    Pemandangane bagus, jadi sering kesana.
    Di belakang itu ada desa, jadi orang sering lewat situ walaupun jalannya acak adul…

    Nek bojoku lagi jenu, sering tak jak jalan2 sore ke situ, lihat pemandangan.

    Pemandangan e bagus mas. alami.

    • @ ali zaki:

      Terima kasih atas laporan Anda. Kini kita kembali ke studio😀😀😀 Aku dulu jg pernah ke sana. Jalan ke arah bukit dan bangunan itu dipalang. Gak tahu klo skrg. Thanks infonya…

  2. ketoke rak dibangun mas, nek truk e kuwi ngangkut tanah uruk soko rowosari. Coba lah jaln2 ke rowosari mas….
    Pemandangane alami tenan, apik, padahal kota lo kuwi. Cuma sing jelas rodane diisi angin sik sing keras, soale nek rak atos iso bocor soale jalane mengerikan,
    Coba search di google: “tanah mas rowosari”

    • @ ali zaki:

      Hmm.., rowosari? hmm.., lupa2 ingat tuh (ini bkn judul lagu ha..ha..ha)

      Iya sptnya pernah dengar. Aku pernah lewat meteseh, belok kanan, sebelulm jembatan, ambil jalan kanan lagi. Itu tembus ke Ungaran (hutan wisata Penggaron). kalau ditarik garis lurus, jalur itu ternyata tidak jauh dr Gdw🙂

  3. yo kapan2 ae… nek pas lag nganggur….ak wedi nek adoh2 dewekan nek ban e gembes, soale terrain e memang mengerikan dan rak ono tukang tambal ban. tapi wong kono asli do ngebut lo nek lewat dalan kono. hebat

  4. ternyata banyak juga yang kesana,, pas ku kesana, mau masuk ke gedungnya ternyata di kunci,, trus keliling ternyata ada yang jaga satpamnya,, tapi ku ngacir dluan sebelum di tangkep,,, hehehe🙂 malangnya pas pulang malah jatuh mlorot di jlan berbatu,, hampir aja mau masuk ke parit,,, untung untung,,, tapi ternyata pas di jalan, motor ku masuk ke bawah pik up… ah sial,, kayaknya tempat itu mang terlarang,,, hehehe🙂

    • kayaknya tempat itu mang terlarang,,, hehehe🙂

      ahhh…, iya betul, sial nian kau kawan😀 *hehehehe.., just kidding…*
      mungkin judulnya kurang lengkap: daerah terlarang buat kebut-kebutan, daerah terlarang buat begituan hahahaha…😀
      sy ndak tahu klo ada satpamnya. mungkin kaget ada satpam trus buru2 pulang, jdnya ndak konsen di jalan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s