Indekos dan Nulis

Waktu nulis posting sebelumnya, awalnya saya pikir cuma saya yang tidak betah tinggal (lama) di rumah buat nulis, terutama akhir-akhir ini. Ternyata tidak. Seorang Dewi Lestari, penulis ternama itu bahkan sampai indekos hanya untuk nulis.

Menulis memang pekerjaan otak, bukan otot yang semata menekan-nekan tuts keyboard. Menulis memang perlu konsentrasi dan suasana yang nyaman.

Menulis bisa jadi menyenangkan bila punya banyak ide yang ingin ditulis, lancar ketika menulis, suasana nyaman dan menyenangkan, dan jangan lupa, income alias honor menulis yang cukup (banyak ha..ha..ha..). Sebaliknya, menulis serasa jadi beban dan membosankan, manakala pikiran buntu, suasana ribut dan berisik, kehabisan ide, kehabisan tenaga, atau…, kehabisan bensin alias bayaran lagi tipis😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s