Ini Punyaku, Mana Punyamu???

Setuju atau tidak, ukuran segala sesuatu dalam kehidupan (yang konon) modern sekarang ini adalah harta, bondho, pangkat, jabatan, pekerjaan, dan segala sesuatu yang bersifat duniawi. Mata cenderung terbelalak melihat orang datang dengan mobil mewah mengkilap, sementara terhadap orang sing nyeker, mendadak mata berubah sipit. Melihat nama orang dengan gelar sepuluh senti di belakangnya, kita cenderung segan dan manthuk-manthuk, sementara dengan pengangguran pura-pura ndak lihat. Ketemu calon mantu seorang direktur atau bos kantoran yang keturunan ningrat(an), orang tua dengan bangga dan sukarela menyerahkan anaknya ‘bulat-bulat’, meski belum tentu jadi suaminya; sementara terhadap pemuda jelata, hmm…

Semua diukur dari harta-harta-harta, benda-benda-benda, rupa-rupa-rupa. Ini rumahku, mana rumahmu? Ini mobilku, mana mobilmu? Ini pacarku, mana pacarmu? Ini wajahku, mana tampangmu? Ini istriku, mana istrimu? Ha..ha..ha……….

Ini trahku, mana trahmu? Ini lho klanku, mana itu klanmu? Ini kantorku, mana kantormu? Ini lho gelarku, mana tho gelarmu??? Ini lho punyaku…, mana dong punyamu??? Hue..he..he……. Arghghh…, kacau bana..!

Oalaaahhh….., dunia…, dunia…!!!

2 thoughts on “Ini Punyaku, Mana Punyamu???

  1. Pingback: Mengapa Banyak Sarjana yang Menganggur? « catatan harian penulis lepas

  2. Pingback: Mengapa Banyak Sarjana yang Menganggur? « catatan harian penulis lepas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s