Ngobrol Bursa Kerja ala oDesk™

oDesk logo

oDesk -- Changing how the world works. Kredit gambar: oDesk.com

Salah satu perhelatan—selain konser musik—di Indonesia yang tidak (akan) pernah sepi pengunjung adalah bursa kerja alias Job Fair. Alasannya klasik. Setiap tahun ada banyak lulusan sekolah/perguruan tinggi yang membutuhkan pekerjaan. Sementara, jumlah perusahaan peserta job fair, serta lowongan kerja yang tersedia, sangat tidak seimbang. Besar pelamar dibanding lowongan! Maka, jadilah saya (mungkin juga Anda) barisan pengangguran.

Menjadi pengangguran bukanlah akhir hidup Anda. Pengangguran cuma titel sementara selepas lulus kuliah dan kalah bersaing di bursa kerja. Jadi, tidak perlu terlalu dipikirkan. Mundhak mumet! Daripada mumet, lebih baik tidak usah mumet!😀😀

Arghh…, kacau..!!!😀😀😀 Ayo serius.., serius.., dong ah..😦

Menjadi pengangguran memang bukan akhir hidup kita. Cobalah relaks sejenak. Syukuri apa yang sudah ada. Anda sudah lulus kuliah, dapat gelar sarjana, itu luar biasa! Masih banyak rekan-rekan Anda yang belum lulus dan batal janjian wisuda bareng tahun ini. Buat yang lulus tapi ndak punya gelar, ya ndak perlu sedih. Lha wong yang kerja itu sebenarnya bukan gelar, tapi skill alias ketrampilan Anda. Gelar dan ijasah itu disimpan saja di rumah…

Arghh…, ayo serius dong mas…

Ha..ha..ha. Mulai sewot🙂

Bukan sewot. Dari tadi muter-muter terus gak jelas arahnya. To the point gitu loh..😦

Ha..ha..ha. Iya.., iya. Sampai mana tadi…?? Ups.., oiya.., soal gelar, ijasah, dan kerja. Sejak memutuskan kuliah di jurusan tertentu, mustinya kita punya minat dan harapan tertentu. Kalau pilih jurusan A, tentu karena memang berminat dan ingin jadi ahli A. Kalau jurusan B, ya tentu saja karena memang suka bidang B. Bukan karena dipaksa atau terpaksa (lantaran sudah tidak punya pilihan lain, atau justru bingung karena tidak punya pilihan).

Lantas..?

Artinya.., selepas kuliah Anda mustinya ahli, atau setidaknya kompeten, dalam bidang A.

Iya tahu. Tapi tetap saja saya ini nganggur, mas…

Ya dicoba lagi. Ikut job fair yang lain atau ikut lagi tahun depan…

Sudah…

Bagus…

Sudah kapok maksudnya😀

Ha..ha..ha..😀

Ha..ha..ha.. kenapa mas? Menghina ya.., menghina ya..😦

Bukan. Coba pikir. Sampean ini punya skill, coba digunakan, dioptimalkan…

Digunakan gimana? Buka usaha sendiri maksudnya???

Salah satunya…

Ah.., basi mas! Saya pengen kerja kantoran…

Ngantor lagi?

Iya, pokoke kerja kantoran. Ogah jadi pengusaha. Pokoke kantoran.., kantoran. Titik!

Ya wis. Wis kono ngantor nang oDesk™

Ooo…, o-d-e-s-k.., oDesk™? Kuwi kantor opo? Kantor baru yo mas??

Bukan. oDesk™ kuwi sejenis bursa kerja, tapi virtual alias lewat internet. Di sana banyak yang menawarkan pekerjaan, tapi kebanyakan sifatnya freelance alias paruh waktu…

Trus.., cara nglamare piye? Ijasahku piye? Gelarku piye??

Ah.., ijasah lagi.., ijasah lagi. Wis simpen wae kuwi ijasah. Simpen nang lemari. Lemarine dikunci!😀😀

Lah, ndak pake ijasah? Wah.., gampang banget! Mau-mau-mau dong..🙂

Ada banyak klasifikasi pekerjaan yang ditawarkan, mulai dari yang umum/ringan, sampai yang spesialis dan membutuhkan ketrampilan khusus. Ini daftar ‘lowongan’ selengkapnya:

Administrative Support

* Data Entry
* Email Response Handling
* Other – Administrative Support
* Personal Assistant
* Transcription
* Web Research

Business Services

* Accounting
* Bookkeeping
* Business Consulting
* Financial Services & Planning
* HR / Payroll
* Legal
* Other – Business Services
* Payment Processing
* Project Management
* Recruiting
* Statistical Analysis

Customer Service

* Customer Service & Support
* Order Processing
* Other – Customer Service
* Phone Support
* Technical support

Design & Multimedia

* 3D Modeling & CAD
* Animation
* Audio Production
* Engineering & Technical Design
* Graphic Design
* Illustration
* Logo Design
* Other – Design & Multimedia
* Presentations
* Print Design
* Video Production
* Voice Talent

Networking & Information Systems

* DBA – Database Administration
* ERP / CRM Implementation
* Network Administration
* Other – Networking & Information Systems
* Server Administration

Sales & Marketing

* Advertising
* Business Plans & Marketing Strategy
* Email Marketing
* Market Research & Surveys
* Other – Sales & Marketing
* PR – Public Relations
* SEM – Search Engine Marketing
* SEO – Search Engine Optimization
* SMM – Social Media Marketing
* Sales & Lead Generation
* Telemarketing & Telesales

Software Development

* Application Interface Design
* Desktop Applications
* Game Development
* Mobile Apps
* Other – Software Development
* Scripts & Utilities
* Software Plug-ins
* Software Project Management
* Software QA
* VOIP

Web Development

* Ecommerce
* Other – Web Development
* UI Design
* Web Design
* Web Programming
* Website Project Management
* Website QA

Writing & Translation

* Blog & Article Writing
* Copywriting
* Creative Writing
* Other – Writing & Translation
* Technical Writing
* Translation
* Website Content

Wah, akeh ternyata yo..??

Iyo lah..

Lha trus, cara daftarnya gimana? Bayarane piro?

Semua ada di sini. Kalau ogah baca, nonton saja videonya di sini

Oalaaahhh…

Oalaaahhh kenapa..???

Ternyata enak jadi pengangguran…😀

Hush…!!

Maksudku.., lebih enak kerja freelance…

Ya ndak juga. Tergantung cara kita menikmatinya. Ada yang suka, ada yang ndak suka. Ini cuma salah satu alternatif ‘bursa kerja’. Tapi.., ndak ada salahnya dicoba kan…?

Iyo.. yo. Lha trus…

Terus.., terus. Terus opo??

Trus.., ijasahku piye..??

Arghh… #$#^*@#^$*@*$&#@^@#^&^((^(##@#😀😀

12 thoughts on “Ngobrol Bursa Kerja ala oDesk™

  1. ha..ha…ha. lucu tenan. ketoprak humor🙂
    tapi bener kok mas. ada banyak jalan menuju roma. yang penting optimis.., optimis…

  2. Kasihan Indonesia. Saya sedih…😦
    Daftar sekolah susah. bayarnya mahal. Pas ujian juga susah. Dosen e ngiler killer tenan. e-e-e.., lulus kuliah jadi PNS (kalau beruntung). Yang ndak beruntung, ya nganggur lah…! Duh…, pusing aku! Mumet tenan!😦😦

    Mendhing sekolah dewe2 alias sinau dewe di rumah, dan usah sekolah. Kembali ke jaman batu!

  3. Pingback: Judul Posting Unik™ « catatan harian penulis lepas

  4. hheheheheheheh…..nasib wong indonesia, kerjo wae kudu ono syarat macem2…s1, fresh graduate, de el el lha…knp ga interview aja…loe bisanya apa ?? apa skill loe ?? ijazah simpen aja brankas….wwkwkwkwkwkwkwk…BETUL GA GAN ???

    • @boz pahlawan bertoeng:

      iya, betoel sekali. 100 boeat boeng bertoeng. intinya ya itu tadi, yang bekerja sebenarnya adalah skill, bukan ijasah atau gelar.

      btw. soal kenapa ada interview segala, trus ada syarat musti S1, fresh graduate, dsb, menurut hemat saya itu bagian dari proses seleksi, proses menyaring. kalau langsung maen interview, yah kasian dong si interviewer/tukang interpiew. bisa2 bonyok melayani ribuan pelamar. makanya biar fair dan mengurangi calon2 yang tidak kompeten, dibuatlah kriteria tertentu, syarat ini itu, tes itu ini, dsb.

      Oya, selain alasan ini (mengurangi beban si interviewer/tukang wawancara), kriteria yg macam2 itu bisa jadi memang berkaitan dan dibutuhkan dengan bidang pekerjaan yang sedang ditawarkan. contoh: untuk posisi Drafter CAD dibutuhkan syarat ahli menggambar/ngedraft pakai AutoCAD misalnya. karena memang itu kerjaannya sehari-hari nanti. kalau ndak bisa nggambar pake AutoCAD, ya ndak bisa kerja. dus, ya ndak bakal diterima. buat apa terima orang yang ndak bisa kerja? gitu lho..🙂

      btw. terima kasih sudah ikut ngobrol2 di sini soal pengangguran🙂

  5. Pingback: Mengapa Banyak Sarjana yang Menganggur? « catatan harian penulis lepas

  6. Pingback: Mengapa Banyak Sarjana Menganggur? « catatan harian penulis lepas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s