Mengubah DVD Menjadi VCD

Meski jaman telah maju dan berkembang seperti sekarang ini, perangkat ‘jadul’ alias lama terkadang masih disimpan dan digunakan. Salah satunya yang saya maksud adalah VCD Player.

Saya tidak mengulas soal kenapa VCD Player masih menjadi barang antik di rumah. Persoalan lain yang justru lebih menarik untuk dibahas adalah bagaimana cara menonton film terbaru dalam format DVD hanya dengan bermodalkan VCD Player butut. Memaksa VCD player menelan keping DVD jelas tidak mungkin. Meski bentuknya sama, tapi format dan kapasitasnya tentu berbeda. Jadi bagaimana?

Untuk menyulap DVD menjadi VCD, ada dua langkah utama yang perlu dilakukan, yaitu (1) konversi DVD menjadi file .AVI, dan (2) menyalin file hasil konversi ke dalam CD sebagai VCD (burning).

TAHAP #1: KONVERSI DVD MENJADI .AVI:

  1. Download program DVD ripper. Salah satu yang gratis dan mudah digunakan adalah Xvid Decoder.
  2. Install dan jalankan program tersebut.
  3. Xvid Decoder

    Xvid Decoder

  4. Masukkan keping DVD berisi film yang akan disalin ke dalam DVD-ROM atau DVD-Writer.
  5. Klik tombol Add Video File.
  6. Buka/arahkan ke DVD-ROM tempat di mana DVD tadi berada.
  7. TIP: Klik ikon My Computer (di sebelah kiri, masih di dalam kotak dialog Open), kemudian pilih drive DVD-ROM yang ada.

  8. Secara default, filter di bagian Files of type adalah AVI Video (*.avi). Ganti menjadi All files (*.*) agar semua jenis file terlihat.
  9. Karena ini adalah DVD film, buka folder VIDEO_TS di dalamnya.
  10. Di dalamnya terdapat file-file dalam format BUP, IFO, dan VOB. Pilih semua file VOB.
  11. TIP: Agar bisa melihat jenis ekstensi file, klik ikon View menu pada kotak dialog Open, dan pilih Details. Jangan lupa klik header kolom Type agar nama file disusun berdasarkan urutan jenis ekstensi tertentu sehingga mudah dipilih.

  12. Kembali ke interface/jendela program Xvid Decoder. Di bagian Output Format, pilih to DivX. (bisa juga pilih AVI (MPEG1), tp nanti hasil outputnya MPEG, ukuran file lebih kecil tp kualitasnya di bawah AVI)
  13. Sekarang klik tombol Start to Decode. Tunggu sampai proses ini selesai.
  14. Hasilnya akan muncul sejumlah file video baru dalam format .AVI seperti ini:

File hasil ripping/decoding

File hasil ripping/decoding. Perhatikan empat file berukuran besar (700MB+)

11/27/2009 11:15 AM 15,130,282 VIDEO_TS(divx).avi
11/27/2009 11:11 AM 0 VIDEO_TS.mpeg
11/27/2009 11:16 AM 50,549,798 VTS_01_0(divx).avi
11/27/2009 11:28 AM 790,198,306 VTS_01_1(divx).avi
11/27/2009 11:41 AM 880,585,022 VTS_01_2(divx).avi
11/27/2009 11:54 AM 726,022,296 VTS_01_3(divx).avi
11/27/2009 12:05 PM 738,423,630 VTS_01_4(divx).avi

11/27/2009 12:05 PM 4,372,624 VTS_02_0(divx).avi
11/27/2009 12:06 PM 95,373,174 VTS_02_1(divx).avi
11/27/2009 11:14 AM 46,134,266 VTS_03_1(divx).avi

CATATAN: Ini adalah hasil ripping sebuah DVD film dengan durasi tayangan kurang lebih 2,5 jam. Meski terdapat banyak file video .AVI, namun file yang berisi tayangan inti film adalah file-file yang berukuran besar (perhatikan daftar file di atas yang tercetak tebal), yaitu VTS_01_1(divx).avi, VTS_01_2(divx).avi, VTS_01_3(divx).avi, dan VTS_01_4(divx).avi. File .AVI yang lain biasanya berisi intro, video tambahan/bonus/iklan.

TAHAP #2: BURNING (MENYALIN FILE HASIL KONVERSI KE DALAM CD SEBAGAI VCD):

Untuk mengcopy file hasil decoding tadi menjadi sebuah VCD, Anda bisa menggunakan program burning CD/DVD (disc burning a.k.a disc authoring) yang punya fitur/fasilitas untuk membuat VCD. Salah satu yang cukup dikenal adalah Nero.

  1. Siapkan CD-R/CD kosong seperlunya. Dalam contoh di atas, saya butuh dua CD kosong.
  2. Masukkan CD-R/CD kosong ke dalam DVD/CD Writer.
  3. Jalankan program NeroSmartStart.
  4. Pilih menu Photo and Video > Make VideoCD.
  5. Sisihkan/geser dulu jendela program Nero ke pojok. Sekarang buka Windows Explorer.
  6. Buka folder yang berisi file-file video .AVI yang akan dicopy, kemudian klik dan drag file pertama (VTS_01_1(divx).avi) ke dalam jendela program Nero. Perhatikan tampilan paling bawah. Jika kapasitas CD masih mencukupi, tambahkan satu file berikutnya (VTS_01_2(divx).avi). Ini akan menjadi keping CD #1.
  7. Sekarang klik tombol Next.
  8. Kalau muncul pesan “You can download…”, klik saja OK. Supaya tidak muncul lagi, contreng juga “Never display this message again”.
  9. Sekarang sampai pada bagian untuk membuat menu VCD. Bagian ini biasanya saya abaikan, jadi pilih Do not create a menu pada dropdown Menus to use di kanan atas. Berikutnya klik tombol Next.
  10. Kalau muncul gambar remote control, klik tombol Next lagi di bawah. Bagian ini cuma menampilkan preview/cuplikan video yang akan dicopy.
  11. Kalau muncul pesan “Your project contains more PAL than NTSC material, but will be encoded in NTSC if you use the current settings. Do you want to change the settings to PAL, so that your project will be encoded in the video mode that matches the majority of the project’s contents?”, pilih Yes. Supaya pesan seperti itu tidak muncul lagi setiap kali mengcopy, contreng juga pilihan “Never display this message again”.
  12. CATATAN: PAL adalah format yang paling umum dan banyak digunakan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

  13. Ini langkah terakhir. Sampai di sini Anda masih bisa kembali melihat pilihan setting pada langkah sebelumnya dengan mengklik tombol Back. Tapi jika semuanya sudah siap, klik saja tombol Burn.
  14. Ada dua proses yang dilakukan, yaitu Creating menus and transcoding streams dan Burning project onto the disc. Waktu yang dibutuhkan tergantung kecepatan komputer Anda. Berdasarkan pengalaman, butuh waktu kurang lebih 10 menit untuk menyelesaikan 1 CD.
  15. Tunggu sampai semua proses selesai, yang ditandai dengan tulisan “Burning process completed successfully.” CD akan keluar sendiri dari tray DVD/CD Writer.
  16. Selamat! Anda sudah berhasil membuat CD #1. Ulangi langkah-langkah di atas untuk membuat CD #2.

Selamat mencoba!

PS (Jan 2011): Di situs Xvid Decoder tidak menyinggung sedikit pun soal subtitle. Artinya, kemungkinan tool tsb memang tidak punya fitur khusus soal subtitle (menambah/mengedit dsb). Jd XViD cuma mengubah file .VOB apa adanya. Oiya, IMHO, menurut Wikipedia, subtitle itu sendiri sudah termasuk/include dalam file .VOB.

A VOB file (Video Object) is a container format in DVD-Video media. VOB can contain video, audio, subtitle and menu contents multiplexed together into a stream form.

Jadi, kalau DVDnya ada subtitle, mustinya dalam video hasil konversi, subtitle ttp ada spt aslinya. Ini menurut saya lho..:) Dan seingat saya (mdh2an sy tidak salah ingat, soalnya sdh lama sekali), dari DVD yg jadi kelinci percobaan (ada subtitlenya), subtitle msh ttp ada dlm video hasil konversi (mohon maaf jika keliru).

Oiya…, utk menambah subtitle ke dalam DVD, mungkin bisa coba yang ini: How to add your own subtitle to DVD (keep menu, multi-pgc).

PS sekali lagi (Jan 2011): Tulisan ini hasil eksperimen sendiri, jadi bisa saja keliru. Saya sangat merasa bersalah jika memang benar keliru. Bersalah, karena menulis ajaran tutorial (yang baru belakangan diketahui) sesat (baca: kurang benar). Saya cuma ingin berbagi, tidak ada maksud menggurui. Jadi.., maafkan saya! **waksss…, kok jd spt cerita silat…, argghhh…** Oiya.., jika punya cara lain yang lebih jitu, silakan berbagi di sini.

BTW: Selain cara di atas, mgkn bisa juga pakai DVDx. Tutorialnya ada di sini.

71 thoughts on “Mengubah DVD Menjadi VCD

  1. Terima kasih Om:)
    Pas sekali. Pas butuh, pas ketemu. Ini yang saya cari-cari sampai tak gendhong muter-muter ke mana-mana…, ha..haa…haaaaa……😀😀😀

    • kurang tahu mas. dvd yg saya pakai ada subtitlenya (english). ketika dikonversi tidak menghasilkan file subtitle (.srt). tapi hasil akhirnya (vcd) tetap ada subtitle (embedded di videonya).

    • @MrPollo:

      Mas … 2 gb AVI biar jadi 5 keping VCD bersambung gmn ?

      Setahu saya, filenya musti dibagi/di-split dulu mas, jd ndak bisa langsung diburn di CD dan otomatis jd 5 keping CD. Untuk membagi/split file video besar menjadi bagian2 kecil dalam ukuran (MB) tertentu, coba gunakan Easy Video Splitter. Saya belum pernah coba langsung (cuma sebatas install doang), tapi dilihat dari tampilan interfacenya, program ini menyediakan opsi pembagian (split) file secara manual maupun otomatis. Kita bisa menentukan berapa ukuran file hasil pembagian tadi. Sayangnya, program ini shareware, jadi cuma bisa dipakai gratis dalam rentang waktu tertentu.

      Alternatif lain, bisa coba VidSplitter. Program ini GRATIS/FREEWARE. Saya belum pernah pakai langsung, cuma sebatas install. Tapi melihat tampilan interfacenya, kita bisa membagi-bagi file video ke dalam ukuran tertentu, misanya seukuran Flashdisk (128Mb), CD (700Mb), DVD (4,7Gb), dan Custom (ukuran lain yang diinginkan).

      Alternatif lainnya lagi, bisa pakai aplikasi/program pembagi file, misalnya Free File Splitter. File Splitter sebenarnya merupakan program pembagi file/splitter yang umum, jadi tidak khusus untuk video. Kita bisa membagi file besar menjadi beberapa file kecil dalam ukuran tertentu yang kita inginkan. Cuma saya kurang tahu apakah file kecil2/hasil pembagian tadi bisa dimainkan sendiri secara terpisah, ataukah musti digabung lagi menjadi satu file utuh. Kalau bisa dimainkan dalam bentuk file terpisah, kemungkinan besar ini bisa dipakai untuk membagi file .AVI berukuran besar menjadi file-file AVI kecil, kemudian dicopy/burn menjadi VCD.

      Opsi lainnya, bisa cari di Google dengan keyword, misalnya “free AVI splitter” atau “free video splitter”.

      Oya, sewaktu mengubah DVD menjadi VCD spt tulisan di atas, XVid Decoder otomatis membuat file video .AVI dengan ukuran 700an MB (seukuran CD), jadi tidak perlu repot2 membagi/split. Setelah jadi video .AVI, tinggal dicopy/burn ke CD menjadi VCD.

      auto split waktu burn ada ngga?

      kalau program burning (misalnya Nero), setahu saya ndak ada fitur auto split. tahap burning ya tinggal burning ‘bahan’ yg sudah siap. kalau split-nya pake program lain. Utk program burning yng lain (selain Nero) sy kurang tahu…

      Demikian.., semoga membantu.

      • OK ..jadi meski bagaimanapun tetep harus di split sesuai kapasitas yg dibutuhkan.

        terimakasih infonya sangat bermanfaat

      • @MrPoLLo lagi:

        Iya, betul. 100 buat MrPoLLo:) Kalau sumber videonya dari DVD, langsung aja pakai teknik yg saya tulis di atas, nanti otomatis di-split sendiri oleh Xvid decoder. Kalau videonya dapat dari sumber lain dan sudah berupa file AVI, ya pakai cara spt dlm komen di atas.

        Btw. itu pilem apaan sich?! Kok sampe 2Gb ha.ha..ha..:) mau dong…, ha..ha..ha.. *just kidding*

    • @ Dido:

      tapi vcd kan formatnya yang umum dat bukan avi

      DAT itu file VCD yang sudah jadi. Kalau source-nya (video yg mau dibuat VCD) bisa dalam format apapun, termasuk MPEG, AVI, dsb.

      File .dat adalah file AVI yang dikompresi menjadi MPEG, dan disesuaikan dalam struktur VCD. Untuk membuatnya Anda bisa manfaatkan beragam aplikasi burner. [sumber]

      MPEG-1 is found in a .DAT file on a video CD. [sumber]

      .dat isn’t a format. It’s just a general file extension signifying that the content of the file is data. In VCD’s, the MPEG stream is stored as a .dat file. [sumber]

      (.DAT is) Video stream from a Video CD (VCD) disc; typically saved in MPEG-1 or MPEG-2 format; contains the actual video data that is played from the VCD. NOTE: Video CD players should play the video from the DAT files without having to open the files manually. [sumber]

      Kenapa saya pilih AVI sebagai video sumber untuk membuat VCD? Kenapa bukan MPEG? Sebab kualitas gambar AVI lebih baik dibanding MPEG, sehingga kualitas gambar VCD-nya nanti cukup bagus waktu ditonton di VCD player. Kalau saya pakai MPEG (notabene kualitas gambarnya di bawah AVI) sebagai video source-nya, maka kualitas gambar VCDnya nanti akan semakin turun/jelek. Intinya ada pada kualitas gambar sumber/source yg dipakai. Kalau bagus, hasil VCD jg bagus.

      (AVI is) Video container or wrapper format created by Microsoft; stores video data that may be encoded in a variety of codecs; typically uses less compression than similar formats such as .MPEG and .MOV.

      AVI files can be played by various video players, but the player must support the codec used to encode the video data; for additional information, view the FileInfo.com Playing AVI Files help article. [sumber]

      Dalam kasus ini, meski ukuran file AVI besar (700MB+), tapi sewaktu saya drag ke dalam interface Nero, indikator kapasitas CD di bagian bawah masih 50% (belum full). Lantas saya drag/tambah satu file AVI lagi, sehingga pas 2 file AVI dalam satu VCD.

      Tutorial di atas saya tulis berdasarkan kisah nyata pengalaman langsung. Saya tidak ngarang.:) Setelah jadi VCD, kualitas gambarnya ternyata tidak beda jauh dengan DVD aslinya. Lagi2 ini saya tidak ngarang lho, ini testimoni langsung dari user.

      Kalau mas Dido penasaran, silakan coba langsung,:) persis seperti yang saya tulis di atas. Mau tahu DVD film apa yang saya pakai buat uji coba? Film 2012.

      Demikian mas Dido. Silakan dicoba…:)

      REF:
      AVI vs. MPEG quality
      Comparison of container formats
      Multimedia Video Formats
      Understanding Compression in AVI
      Understanding VCD, DVD and SVCD Formats
      VCD Quality Terms Key
      Video File Comparison
      dan masih banyak lagi. Bisa dicari sendiri lewat Google.

  2. mas, kalo mo download Xvid Decoder dimana ya? saya coba cari di indowebster dan 4 shared nggak nemu. di mbah google munculnya download sbg codepack. Minta bantuan linknya atau keyword di google apa ya?

    terima kasih sebelunya

    • @ Fajar:

      gmana cara agar file avi tsbt bsa diperkecil agar bisa diburning pd cd-r/rw

      Diburning biasa? bukan sebagai VCD? setahu saya susah mas, selama formatnya AVI. Kalau mau diperkecil, konsekuensinya kualitas gambarnya turun/lebih jelek dibandingkan AVI. Formatnya biasanya MPEG. Jadi ukuran file biasanya sebanding dengan kualitas gambarnya.

      Kalau mau dibikin VCD: File AVI di atas, meski ukurannya 700MB+, tapi ketika didrag/mau diburn di Nero menjadi VCD, ternyata cuma makan tempat 50% dari kapasitas CD (700MB), jadi saya tambah satu file AVI lagi (sehingga, dalam contoh di atas, 1 VCD butuh 2 file AVI @ 700MB+). Karena contoh di atas ada 4 file AVI, maka total keping VCD yang dihasilkan sebanyak 2 keping.

      Demikian mas, silakan dicoba dulu…

  3. Mas, kalau mau jadikan CD-RW agar bisa diputar di VCD player bisa nggak ya? Soalnya saya punya banyak film yang mau ditonton di VCD player, tapi maunya bisa dihapus kembali (agar tak boros CD-R).

    Terima kasih sebelumnya.:)

    • Setahu saya bisa. Oiya, cek dulu apakah VCD player mas Andi support/bisa memainkan keping CD-RW. Kalau ternyata tidak support, ya ndak bisa diputar.:)

  4. mas mau tanya ?
    sekarang bagaimana cara menggabungkan file2 avi tersebut supaya jadi 1 file jadi bukan banyak file seperti ini :

    11/27/2009 11:28 AM 790,198,306 VTS_01_1(divx).avi
    11/27/2009 11:41 AM 880,585,022 VTS_01_2(divx).avi
    11/27/2009 11:54 AM 726,022,296 VTS_01_3(divx).avi
    11/27/2009 12:05 PM 738,423,630 VTS_01_4(divx).avi

    terima kasih atas jawabannya ?:) salam kenal

    • cara menggabungkannya ya tinggal diburning/copy pake Nero (atau program lain yg sejenis). dlm kasus di atas jadi 2 keping vcd (VCD 1 dan 2). sy gak sempat cek, di dlm keping VCD itu ada berapa file (spt yg dimaksud mas anantabayu).

      klo ndak pengen burn ke CD, mungkin bs dibikin jd file ISO (klo yg ini sy blm coba).

      oiya, salam kenal jg mas. maaf baru balas komen skrg. sy lama (hampir 2 minggu) ndak bisa online…

    • oiya. apa yg saya tulis di atas lebih sebagai pengingat buat saya, sekaligus berbagi pengalaman. sudah berhasil praktik, makanya saya tulis seperti di atas. kalau ada trik lain yg lebih simpel/sederhana, silakan berbagi di sini. kalau ada yg kurang jelas, silakan ditanyakan lagi…:)

      • Saya ngikuti tutorialnya dari awal, berhasil kok😀 , cuman yang masih bingung itu , kok hasil filenya malah lebih gede dari file DVD aslinya yg cuma 4GB, sedangkan hasilnya yg saya coba sampe 5GB, saya masih bingung di masalah resolusi gitu mas…hehe…

  5. cuman yang masih bingung itu , kok hasil filenya malah lebih gede dari file DVD aslinya yg cuma 4GB

    sy jg kurang tahu mas. tp apa yg saya tulis di atas memang begitu adanya. mungkin karena DVDnya diubah dulu jd file AVI, jd bengkak/gede ukurannya… (cuma nebak2 aja sich he..he..)

    gpp mas, yg penting sukses mengubah DVD jadi VCD… :):

  6. dari dulu saya nyari2 program untuk merubah file dvd menjadi vcd…ehh baru nemu sekarang nih..wah makasih banget nih mas..sekarang saya bisa pake ni program

    • sama2 mas Syamsul, semoga berhasil. kalau ternyata belum berhasil, seperti mas Sigit, mungkin ada cara lain, bisa dicari sendiri di internet…

    • mgnkn ada cara lain yg lebih praktis. yg saya tahu dan dicoba baru di atas. kalau mau sebenarnya banyak tutorialnya, bisa di cari di internet…

  7. mohon bantuannya nih,
    saya punya file video dalam bentuk:
    VTS_01_0.VOB, VTS_01_0.BUP, VTS_01_0.IFO s/d VTS_82_0.VOB, VTS_82_0.BUP, VTS_82_0.IFO

    gimana cara merubah file2 tsb menjadi AVI?

    trims

    • …apakah bisa dibuat menu?

      bisa mas. bisa bikin sendiri, atau pakai template menu yg sdh ada. utk membuat menu, sebaiknya ada lebih dari satu file .avi yang akan diburn dlm satu cd.

      misalnya 2film dalam 1 VCD

      klo yang dimaksud adalah 2 file .avi (hasil konversi) dalam 1 VCD, bisa. ya seperti tulisan di atas. tp klo yg dimaksud 2 dvd dikonversi dan dipaksa masuk dalam 1 keping vcd, ya ndak bisa. kapasitas dvd jauh lebih besar dibanding vcd.

      • saya sudah mencoba membuat VCD dengan menu (2 film dalam 1vcd) dengan mengkompresinya terlebiih dahulu, tapi gak tahu kenapa ketika di buka diplayer maupun di PC (CD-Rom) yang bisa kebuka hanya 1 film saja, tapi film yang satu-nya tidak bisa terbuka padahal tampilan di menu-nya muncul dua2nya. kira2 itu kenapa ya mas? terima kasih sebelumnya.

      • @ baduy:
        kalau dirunut dari awal, sewaktu proses burning movie di nero memang ada opsi untuk bikin menu. itulah sebab, tempo hari saya jawab bisa (karena ada opsi itu).

        soal apakah (menunya) berhasil/tidak (aka working or not), saya tidak tahu pasti, lah wong ndak pernah bikin menu. itulah sebab dalam tulisan di atas, bagian ini sengaja saya skip/abaikan/lewati (lihat Tahap #2 poin #9 di atas), sebab khawatir terlalu panjang/bertele-tele/tidak fokus bin bikin pusing dan bingung etc..etc. fokus utama tulisan di atas ya sesuai judulnya. soal ada menu dsb itu sekadar tambahan.

        btw. soal menu yg tidak jadi, saya tidak bisa komentar banyak, karena belum pernah coba (bikin menu betulan dan burn sampai finish/jadi). mungkin bisa coba nero versi yg lebih tinggi/baru, atau pakai program lain selain nero, atau program khusus untuk bikin vcd, semisal VCD Easy, VCD menu creator, Record Now Max, dsb. Bisa dicari sendiri lewat Google.

        demikian mas baduy, mohon maaf jika kurang berkenan. semoga tidak menyurutkan semangat belajar menyulap DVD menjadi VCD…:)

        REF: Trying to make a VCD with Nero but a problem…, How to convert all video formats to DVD using Nero Vision 4, Customize your DVD movie menu with Nero, How to Make DVD Menus with Nero, How to Create a Basic VCD CD Using Nero Express. oot: Cara masukin subtitie n bikin VCD.

  8. Lam kenal mas.. Makasih ya petunjuknya. Tapi kok ada file yg gak bisa di rubah formatnya. Messege error: “Can’t decode the file ……. “, nie gimana mas? padahal tinggal 1 file ini yg belum bisa. Mohon petunjuk lagi ya. Thanks ^_^

  9. file VOB yg mau dirubah jadi AVI. ukurannya 1.048.574 kb. Tinggal file ini aja yg gak bisa dirubah (pake output format to DivX), pake yg laen jg apalagi. Tolong ya gimana solusinya?

    • Tinggal file ini aja yg gak bisa dirubah

      ok, file yg lain (vob) sukses.

      pake yg laen jg apalagi

      syg error message nya ndak ditulis di sini. ok, jd soft yg lain jg sama errornya. hmm…, apa ya? sy jg bingung, hehehe. hardisk full? file rusak/corrupt? tlg pesan errornya ditulis di sini ya mbak…

      PS: mirip seperti yg ini. coba pakai SnowFox Total Video Converter.

  10. Message errornya “Can’t decode the file :D\…\FILM1\VIDEO_TS\vts_01_3.vob”

    File yg laen bisa n kapasitasnya pun sama. HD sy gak full, masih 17 GB. File juga masih yg asli.
    Jenis filesystemnya FAT.

    • Jenis filesystemnya FAT

      ahaa…
      coba diubah dulu jadi NTFS. klo pk winxp, caranya: klik start > run, ketik cmd, lalu ok/enter. ketik CONVERT D: /FS:NTFS. setelah selesai, restart, kemudian coba lagi convert file vob tadi, berhasil/tidak? comment lg kemari ya..? goodluck!

    • pengaruh thd file (yg lain) tidak ada. cm ukuran file yg bisa disimpan lebih besar.

      File yg laen bisa

      klo file (vob) yg lain bisa, mungkin file yg ini error. coba cek/tes lg. sy jg bingung, hehehe…

      gmn hasilnya, msh error?

  11. Masih gak bisa.

    Pas diketik convert d: /fs:ntfs
    The type of the file system is FAT32
    Enter current volume label for drive D: …??
    Aq isi apa?
    Tadi dicoba isi FAT32, An incorrect volume label was entered for this drive

    Jadi gimana nih? gak ada cara lain ya mesti ngerubah fs?

    • Enter current volume label for drive D: …??
      Aq isi apa?

      mbak, coba buka windows explorer, seperti gambar ini. nah, volume label itu label di samping kiri drive letter. contoh: klo di gambar itu, volume label utk drive C adalah Local Disk. untuk drive D adalah PRECOMPACT.
      skrg lihat di pc mbak dewi. apa volume label drive yg ingin di-convert? misal: klo yg ingin di-convert adalah drive D, maka lihat apa volume labelnya, dan ketik/isikan ketika proses convert dg perintah di atas. sederhana sekali.

      Tadi dicoba isi FAT32, An incorrect volume label was entered for this drive

      😀 coba lagi spt di atas…

      Jadi gimana nih? gak ada cara lain ya mesti ngerubah fs?

      coba lagi cara di atas….

      PS: sy jd agak sangsi apakah ada kaitannya dg tipe fs, sebab file vob yg lain (dg ukuan yg sama?) tidak masalah. bs jd file yg ini memang error. tp coba dulu di-convert, dan lihat hasilnya…

  12. udah berhasil convertnya, tapi balik ke masalah awal tetap gak bisa juga. masih error yang sama. kayaknya emang file itu yg error. Gak ada cara lain lagi kah? hehhe

  13. Kalau ane punya alasan sendiri buat file di CD
    coba dibandingkan mas
    loading dari VCD lebih cepet daripada dari DVD
    apalagi di komputer desktop
    bener gak mas?
    oya, sekalian ijin copas artikel ya mas
    buat isi ‘rumah hantu’

    • loading dari VCD lebih cepet daripada dari DVD apalagi di komputer desktop

      mgnk. tp relatif, tergantung spek pc msgn2 sih. tp yg jelas, kualitas dvd di atas vcd:)

      sekalian ijin copas artikel

      silakan dicopas sepuasnya:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s