Sombong

Salah satu hikmah kenapa kita dianjurkan mengucapkan “Insya Allah” setiap kali berjanji atau menyanggupi sesuatu adalah pengakuan dan kesadaran yang tulus bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini bukanlah kehendak kita, melainkan atas izin Allah SWT. Terkadang, persoalan sepele bisa menjadi rumit sekali, lantaran kita merasa bisa.

Salah satu contoh, misalnya, ketika diminta untuk mengubah file PDF menjadi PPT. Seketika itu, saking bersemangat, saya menyanggupi. Saya waktu itu memang ingat ada software khusus untuk itu. Ironisnya, saya lupa! Bukan lupa nama software yang saya maksud, melainkan lupa mengucap “Insya Allah”. Saya memang khilaf.

Setelah beberapa kali mencoba, alhamdulillah akhirnya berhasil, kecuali satu file yang gagal. Si program ini berulang-kali ngambek alias ngadat ketika berusaha mengubah file tersebut. Lalu iseng saya buka file yang asli (PDF), ternyata memang error. Saya malu…

Ketika menyerahkan file hasil konversi, tanpa disangka, ternyata si Bapak itu justru berhasil mengubahnya (dengan software yang sama). Duh, malu dua kali…๐Ÿ™‚

Dan malu kali ketiga, adalah…

4 thoughts on “Sombong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s